Jumat, 04 November 2011

Mengetahui aplikasi untuk membuat grafis vektor dan bitmap

Program aplikasi untuk membuat grafis vektor dan bitmap itu banyak sekali macamnya, seperti Page Maker, Corel Photo Paint, CorelDraw, Adobe Photoshop dan masih banyak lagi yang lainnya. Tetapi yang akan dibahas disini program aplikasi CorelDraw dan Adobe Photoshop. CorelDraw merupakan salah satu program yang banyak digunakan dalam pembuatan desain grafis dan editing Bitmap yang dilengkapi dengan full color management system dan interactive tools yang memudahkan dalam pembuatan dan editing suatu objek. Sedangkan Adobe Photoshop merupakan salah satu program aplikasi yang digunakan unuk mengedit sebuah gambar (image) menjadi gambar yang lebih menarik, serta bisa menyunting foto dan gambar-gambar yang telah di-scan ke dalam komputer.Beberapa Istilah dalam grafis
1. Pixel ( picture elemen )
Adalah titik terkecil (elemen) yang membentuk suatu gambar pada layer monitor, disebut juga dengan dot.

2. Resolusi
Adalah Bamyaknya titik ( pixel ) yang menyusun suatu gambar atau layer. Ukurannya adalah jumlah pixel horizontal dikalikan jumlah pixel vertical. Contoh : ukuran 640 x 480 , artinya 640 pixel mendatar, dan 480 vertikal.

3. Dots per inchi (dpi / pixel per inchi )
Banyaknya titik atau pixel tiap satuan inchi. Contoh : 600 dpi , berarti terdapat 600×600 pixel tiap inchi persegi .

4. Warna
Beberapa model warna :
***a. RGB (red, green, blue)
Merupakan kombinasi dari elemen warna red (merah), green (hijau), dan blue (biru). Tiap titik atau pixel merupakan kombinasi dari ketiga elemen warna tsb. Setiap elemen memiliki 0 – 255 tingkat warna . Contoh : warna hitam merupakan kombinasi dari R= 0, G=0, B=0; warna putih merupakan kombinasi dari R = 255, G = 255, B= 255; warna kuning dihasilkan dari kombinasi R= 255, G= 255, B= 0. Sehingga kombinasi warna yang dapat dibentuk dari mode rgb adalah 255 x 256 x 256= 16777216( 16 juta warna .

***b. CMYK (cyan , magenta, yellow , black)
Merupakan system presentasi warna untuk process cetak 4 warna ( cyan , magenta , yellow , dan black ) . Dengan system ini gambar akan di simpan dalam 4 channel

5. Color Depth
Color Depth adalah besarnya informasi data dari 1 satuan sample(dot/pixel). Setiap bitmap/ dot/ pixel, bias berupa hitam , putih, abu – abu atau warna. Color Depth dinyatakan dalam angka yang digunakan untuk menyatakan beberapa variasi warna yang mampu ditampilkan oleh suatu bitmap /dot/pixel, yang dinyatakan secara kuantitatif. Rumusnya adalh 2 n (dua pangkat n , dimana n adalah besarnya bit depth).
Contoh :
1 bit = 2 pangkat 1. =2 variasi warna (monochrome)
2 bit = 2 pangkat 2. = 4variasi warna
4 bit = 2 pangkat 4 = 16 variasi warna
8 bit = 2 pangkat 8 = 256 variasi warna
16 bit = 2 pangka 16 = 2 kombinasi 8 bit = 65.536 variasi warna
24 bit = 2 pangkat 24 = 3 buah kombinasi 8 bit = 16.777.216 variasi warna
32 bit = 2 pangkat 32 = 4 buah kombinasi 8 bit= 4.294.967.296 variasi warna.
6. Menghitung ukuran file raster image
Ukuran dalam byte = width x height x colordepth
8
Keterangan : width : lebar dari images, diukur dengan pixel
Height : tinggi dari images, diukur dengan pixel
Color depth : jumlah bit warna yang diukur dalam bit / pixel
1 byte = 8 bit
1 KB (kilobyte) = 1024 byte
1 MB (megabyte) = 1024 KB
Contoh :
Sebuah image berukuran 640 x 480 pixel dengan 24-bit warna akan membutuhkan berapa besar diks space?
Jawab:
Ukuran dalam Byte w x h x c/8
= 640×480x24
8
=737800 = 921600= 900 KB
8
7. Bitmap file format
a.. Microsoft bitmap (. Bmp)
digunakan di Microsoft windows
b. TIFF – Tagged Image File Format (.tif)
Digunakan untuk faxing images (biasanya)
c. JPEG – Joint Photographic Expert Group (.jpg)
berguna untuk menyimpan photographic images
d. GIF – Graphics Interchange Format (.gif)
banyk digunakan di web sites
e. PNG – Portable Network Graphic (.png)
format baru untuk web graphics
f.PCD – Kodak photo CD
Format baru untuk menyimpan image dalm bentuk terkompresi dalam CD

Karakteristik Data Bitmap

Gambar yang menggunakan data bitmap akan menghasilkan bobot file yang besar. Sebagai contoh, sebuah gambar dengan standar warna CMYK berukuran A4 yang memiliki kualitas cetak menengah (medium) menghasilkan bobot file sebesar 40 MB. Dengan menggunakan kompresi dapat memperkecil bobot sebuah file. Perbesaran dimensi gambar merupakan salah satu kekurangan jenis gambar bitmap ini. Begitu sebuah gambar diperbesar terlalu banyak, akan terlihat tidak natural dan pecah. Begitu juga dengan memperkecil sebuah gambar, akan memberikan dampak buruk seperti berkurangnya ketajaman gambar tersebut.

Bitmap cukup simpel untuk pencetakan selama printer yang digunakan memiliki memory yang cukup. Mesin cetak PostScript level 1 jaman dulu akan mengalami masalah ketika mendapatkan sebuah gambar (khususnya Line-art) yang dirotasi, tapi hardware dan software jaman sekarang dapat menangani berbagai efek manipulasi gambar apapun tanpa masalah.
Aplikasi Data Bitmap

Ada ratusan aplikasi di pasaran yang dapat digunakan untuk membuat atau memodifikasi file gambar dengan data bitmap. Dalam dunia percetakan, Adobe Photoshop adalah aplikasi yang mendominasi pasar. Tapi bukan berarti aplikasi alternatif yang lebih murah seperti Corel Photo-Paint dapat dianggap remeh.

Format File yang digunakan untuk Data Bitmap
Gambar dengan format data bitmap dapat disimpan dalam berbagai macam format file, antara lain:
* BMP; format file yang terbatas, tidak cocok digunakan untuk cetak
* EPS; format file yang fleksibel, yang dapat berisi gambar bitmap maupun vektor
* GIF; biasanya digunakan untuk grafis-grafis di internet
* JPEG; atau juga format file JFIF, biasa digunakan sebagai grafik atau gambar di internet karena memiliki tingkat ketajaman gambar yang dapat mempengaruhi bobot file
* PICT; format file yang dapat berisi gambar bitmap maupun vektor, tetapi biasanya file ini hanya digunakan oleh komputer Macintosh dan tidak terlalu cocok untuk cetak
* TIFF; merupakan format file bitmap yang paling populer untuk cetak.


Karakteristik Gambar Vektor

Gambar vektor biasanya memiliki bobot file yang cukup kecil karena hanya berisi data mengenai bezier curves yang membentuk sebuah gambar. Format file EPS seringkali digunakan untuk menyimpan gambar vektor yang dapat memberikan penampilan gambar bitmap (bitmap preview image) dalam data bezier. Bobot file dari gambar penampilan biasanya lebih besar dari data bezier-nya sendiri.

Dimensi gambar vektor biasanya dapat diubah tanpa mengurangi kualitas gambarnya sendiri. Hal ini yang menjadikannya ideal dalam pembuatan logo perusahaan, peta/denah, atau objek-objek lain yang seringkali membutuhkan perubahan skala/dimensi. Perlu diperhatikan, tidak semua gambar vektor dapat diubah skalanya sesuka Anda:

* Gambar hanya dapat diubah skalanya hingga 20 persen lebih besar atau lebih kecil
* Garis-garis tipis dapat menghilang jika gambar vektor diperkecil terlalu banyak
* Kesalahan-kesalahan kecil pada sebuah gambar dapat terlihat jelas ketika gambar diperbesar terlalu besar

Cukup mudah untuk membuat sebuah gambar vektor yang sulit untuk dibuatkan output-nya. Khususnya penggunaan tiles (objek-objek kecil yang diuat berulang-ulang) dan efek lens pada Corel Draw dapat membuat file yang sangat kompleks.
Aplikasi Data Vektor
Ada ratusan aplikasi di pasaran yang dapat digunakan untuk membuat atau memodifikasi data vektor. Dalam dunia percetakan, Adobe Illustrator, Freehand dan Corel Draw adalah aplikasi-aplikasi yang cukup populer.

Format File yang digunakan untuk Data Vektor
Secara umum data vektor dapat disimpan dalam format file:
* EPS; format file yang paling populer untuk menyimpan gambar vektor walaupun format EPS juga dapat berisi data bitmap.
* PDF; format file yang cukup serbaguna, yang dapat berisi data apa saja termasuk halaman-halaman lengkap
* PICT; format file yang dapat berisi data bitmap maupun vektor, tetapi biasanya hanya dapat digunakan oleh komputer macintosh.

*Contoh gambar vector dan bitmap :

















Sumber: http://www.sman1seririt.sch.id/cetak-44-tik-menhttp://www.blogger.com/img/blank.gifgenal-corel-draw.html
http://ajaybook.blogspot.com/2009/08/vektor-dan-bitmap.html

Tristania Myrta Putri

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar